<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>{ Berbagi, Menulis, Dan Mengajar } Ilmu... &#187; Kisah Orang IT Sukses</title>
	<atom:link href="http://dimas.ubhara.id/category/orang-it-sukses/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dimas.ubhara.id</link>
	<description>sampaikanlah ilmu walau satu ayat</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Apr 2026 23:30:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=4.1.1</generator>
	<item>
		<title>Barcode Untuk Infaq, Silahkan DiScan ya (Bisa GoPay,LinkAja,OVO Dll)</title>
		<link>http://dimas.ubhara.id/2019/07/qrcodeinfaq/</link>
		<comments>http://dimas.ubhara.id/2019/07/qrcodeinfaq/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Jul 2019 07:24:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[dms]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Orang IT Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimas.ubhara.id/?p=9657</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://dimas.ubhara.id/wp-content/uploads/2020/07/BarcodeAl_Akbar.jpeg"><img class="alignright size-full wp-image-9658" src="http://dimas.ubhara.id/wp-content/uploads/2020/07/BarcodeAl_Akbar.jpeg" alt="BarcodeAl_Akbar" width="720" height="1280" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimas.ubhara.id/2019/07/qrcodeinfaq/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah William Tanuwijaya Pendiri Tokopedia</title>
		<link>http://dimas.ubhara.id/2018/09/kisah-william-tanuwijaya-pendiri-tokopedia/</link>
		<comments>http://dimas.ubhara.id/2018/09/kisah-william-tanuwijaya-pendiri-tokopedia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Sep 2018 09:38:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[dms]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Orang IT Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimas.ubhara.id/?p=9304</guid>
		<description><![CDATA[William Tanuwijaya (lahir di Pematang Siantar, 11 November 1981; umur 38 tahun) merupakan seorang pengusaha Indonesia yang juga merupakan pendiri Tokopedia, platform jual beli online di Indonesia.
Lahir di Pematang Siantar, Sumatera Utara, William yang kala itu baru lulus SMA merantau ke Jakarta untuk mengenyam pendidikan yang lebih baik, mengikuti keinginan Ayah dan Pamannya. Sayangnya pada tahun kedua perkuliahan, ayah William jatuh sakit sehingga mengharuskan William untuk mencari pekerjaan sampingan agar tetap dapat berkuliah di Jakarta. Keadaan yang mendesak ini lantas memunculkan kecintaan William pada dunia internet. Pekerjaan sampingannya sebagai seorang penjaga warnet ternyata mengantarkan William meluncurkan Tokopedia pada 2009, tentunya setelah melalui berbagai perjuangan yang tidak mudah. Memiliki misi pemerataan ekonomi melalui teknologi, Tokopedia saat ini menjadi salah satu perusahan perintis (startup) berstatus unicorn dengan valuasi lebih dari US$ 1 miliar. Tak hanya itu, Tokopedia juga berhasil menyabet berbagai penghargaan baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Baru-baru ini misalnya Tokopedia berhasil meraih Android Excellence Apps sebagai aplikasi ...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><b>William Tanuwijaya</b> (lahir di <a class="mw-redirect" title="Pematang Siantar" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Pematang_Siantar">Pematang Siantar</a>, <a title="11 November" href="https://id.wikipedia.org/wiki/11_November">11 November</a> <a title="1981" href="https://id.wikipedia.org/wiki/1981">1981</a>; umur 38 tahun) merupakan seorang <a class="mw-redirect" title="Pengusaha" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Pengusaha">pengusaha</a> <a title="Indonesia" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a> yang juga merupakan pendiri <a title="Tokopedia" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Tokopedia">Tokopedia</a>, platform jual beli online di Indonesia.</p>
<p>Lahir di Pematang Siantar, Sumatera Utara, William yang kala itu baru lulus SMA merantau ke Jakarta untuk mengenyam pendidikan yang lebih baik, mengikuti keinginan Ayah dan Pamannya. Sayangnya pada tahun kedua perkuliahan, ayah William jatuh sakit sehingga mengharuskan William untuk mencari pekerjaan sampingan agar tetap dapat berkuliah di Jakarta. Keadaan yang mendesak ini lantas memunculkan kecintaan William pada dunia internet. Pekerjaan sampingannya sebagai seorang penjaga warnet ternyata mengantarkan William meluncurkan Tokopedia pada 2009, tentunya setelah melalui berbagai perjuangan yang tidak mudah. Memiliki misi pemerataan ekonomi melalui teknologi, Tokopedia saat ini menjadi salah satu perusahan perintis (startup) berstatus unicorn dengan valuasi lebih dari US$ 1 miliar. Tak hanya itu, Tokopedia juga berhasil menyabet berbagai penghargaan baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Baru-baru ini misalnya Tokopedia berhasil meraih Android Excellence Apps sebagai aplikasi terbaik pilihan Google di Play Store. Keberhasilan Tokopedia mengantarkan William sebagai salah satu pengusaha muda sukses tanah air. Setidaknya selama 9 tahun terakhir, William memperoleh berbagai penghargaan salah satunya adalah Young Global Leaders pada tahun 2016, sebagai salah seorang pemimpin muda yang berpengaruh di dunia.<a href="http://dimas.ubhara.id/wp-content/uploads/2018/09/WiliamTanuwijaya.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-9307" src="http://dimas.ubhara.id/wp-content/uploads/2018/09/WiliamTanuwijaya.jpg" alt="WiliamTanuwijaya" width="298" height="169" /></a></p>
<h2><span id="Karier" class="mw-headline">Karier</span><span class="mw-editsection"><br />
</span></h2>
<p>Setelah menyelesaikan kuliah pada tahun 2003, William kemudian ingin mengikuti kecintaannya pada dunia digital dengan bekerja di perusahaan internet seperti Google dan Facebook. Ketiadaan kantor dua perusahaan internet raksasa tersebut kemudian membuatnya bekerja di beberapa perusahaan pengembang piranti lunak di beberapa perusahaan seperti <a title="TelkomSigma" href="https://id.wikipedia.org/wiki/TelkomSigma">TelkomSigma</a> dan Sqiva Sistem setelah sebelumnya bekerja sebagai pengembang Game di Bolehnet. Kemudian di 2006 bekerja sebagai IT &amp; Business Development Manager di Indocom Mediatama. Dari sini kemudian timbul idenya untuk mempunyai perusahaan internet sendiri. Tahun 2007, ide untuk membangun <a class="external text" href="https://www.tokopedia.com/" rel="nofollow"><b>Tokopedia</b></a> muncul. Sayangnya, ia tidak memiliki modal untuk mewujudkan ide tersebut. Dia mengajak temannya <a title="Leontinus Alpha Edison" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Leontinus_Alpha_Edison">Leontinus Alpha Edison</a> untuk mendirikan Tokopedia, sebuah startup jual beli online yang menghubungkan penjual dan pembeli di seluruh Indonesia dengan biaya gratis</p>
<p>Terinspirasi dari perusahaan internet dunia, William memberanikan diri untuk mulai mencari pemodal. Usaha ini terbilang sulit karena ia harus menerima penolakan dari banyak pihak. Dua tahun mencoba meyakinkan banyak orang, William harus menerima kenyataan bahwa perusahaan internet belum memiliki kepercayaan saat itu. Apalagi, saat itu ayahnya divonis penyakit kanker kronis. William pun dituntut menjadi tulang punggung keluarga.</p>
<p>William tidak putus asa. Ia terus berusaha meyakinkan orang-orang tentang potensi sebuah perusahaan internet. Maka pada tahun 2009, Tokopedia akhirnya dapat dijalankan setelah mendapat kepercayaan dari salah seorang pemodal. Ia mengumpulkan talenta-talenta terbaik negeri untuk bergabung di Tokopedia, meyakinkan para mahasiswa di berbagai universitas terkemuka.</p>
<p><strong>Tokopedia</strong><br />
Pada tanggal 6 Februari 2009, Tokopedia resmi berdiri. Pada tanggal 17 Agustus pada tahun yang sama Tokopedia resmi diluncurkan ke publik. Oktober 2014, Tokopedia mendapatkan suntikan dana US$100 juta dari Softbank Internet and Media dan Sequoia Capital. Ini merupakan titik awal prestasi William sebagai seorang pengusaha. Pada tahun 2016, William terpilih mewakili Indonesia sebagai Young Global Leader, World Economic Forum. Tokopedia kembali mengumumkan babak investasi baru pada 17 Agustus 2017. Pendanaan senilai USD 1,1 miliar atau sekitar Rp14,7 triliun ini berasal dari Alibaba Group, yang sekaligus menjadikan perusahaan asal Tiongkok tersebut sebagai pemegang saham minoritas di Tokopedia. Kini, Tokopedia telah bertransformasi menjadi sebuah e-commerce unicorn terkemuka di tanah air dengan valuasi diatas US$ 1 miliar. Memiliki 4 juta penjual dan dikunjungi oleh lebih dari 73 juta pengunjung pada Mei 2018 lalu saat mereka meluncurkan promo bertajuk “Ramadan Ekstra”.</p>
<p>William merupakan salah satu pendiri Asosiasi eCommerce Indonesia, (idEA) dan menempati posisi sebagai Ketua Dewan Pengawas</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimas.ubhara.id/2018/09/kisah-william-tanuwijaya-pendiri-tokopedia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah Larry Ellison  Pendiri Perusahaan Database Oracle</title>
		<link>http://dimas.ubhara.id/2016/05/kisah-larry-ellison-pendiri-perusahaan-database-oracle/</link>
		<comments>http://dimas.ubhara.id/2016/05/kisah-larry-ellison-pendiri-perusahaan-database-oracle/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 May 2016 09:31:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[dms]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Orang IT Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimas.ubhara.id/?p=9301</guid>
		<description><![CDATA[Biografi Larry Ellison. Dalam dunia teknologi, anda pasti pernah mendengar nama Oracle, sebuah perusahaan database terbesar di dunia. Namun siapa sangka, dibalik kisah dari berdirinya Oracle sebagai sebuah perusahaan terselip kisah inspiratif yang penuh dengan perjuangan dari pendirinya yaitu Larry Ellison yang saat ini menjadi salah satu orang terkaya di dunia dengan total kekayaan sebesar 510 Trilyun. Artikel kali ini akan membahas mengenai biografi atau profil dari Larry Ellison Pendiri Perusahaan Database Oracle. Nama lengkapnya adalah Lawrence Joseph Ellison lahir di Amerika pada tanggal 17 agustus 1944, ketika anak anak seusianya di Amerika hidup dengan menyenangkan berbda dengan  Larry Ellison sejak kecil kehidupannya bisa dikatakan jauh dari kata menyenangkan sebab diusianya yang baru berusia 9 bulan, ia sudah divonis radang paru-paru oleh dokter, oleh sebab inilah ia kemudian diadopsi oleh paman dan bibinya atas permintaan dari ibunya yang berdomisili di Chicago. Bersama paman dan bibinya, Larry Ellison kecil mersakan hidup yang tentram.
Larry Ellison ...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Biografi Larry Ellison. Dalam dunia teknologi, anda pasti pernah mendengar nama Oracle, sebuah perusahaan database terbesar di dunia. Namun siapa sangka, dibalik kisah dari berdirinya Oracle sebagai sebuah perusahaan terselip kisah inspiratif yang penuh dengan perjuangan dari pendirinya yaitu Larry Ellison yang saat ini menjadi salah satu orang terkaya di dunia dengan total kekayaan sebesar 510 Trilyun. Artikel kali ini akan membahas mengenai biografi atau profil dari Larry Ellison Pendiri Perusahaan Database Oracle. Nama lengkapnya adalah Lawrence Joseph Ellison lahir di Amerika pada tanggal 17 agustus 1944, ketika anak anak seusianya di Amerika hidup dengan menyenangkan berbda dengan  Larry Ellison sejak kecil kehidupannya bisa dikatakan jauh dari kata menyenangkan sebab diusianya yang baru berusia 9 bulan, ia sudah divonis radang paru-paru oleh dokter, oleh sebab inilah ia kemudian diadopsi oleh paman dan bibinya atas permintaan dari ibunya yang berdomisili di Chicago. Bersama paman da<a href="http://dimas.ubhara.id/wp-content/uploads/2020/05/Larry-Elison.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-9302" src="http://dimas.ubhara.id/wp-content/uploads/2020/05/Larry-Elison.jpg" alt="Larry Elison" width="186" height="186" /></a>n bibinya, Larry Ellison kecil mersakan hidup yang tentram.</p>
<p>Larry Ellison kemudian bersekolah di Eugene Field Elementary School setara dengan sekolah dasar. Setelah lulus, ia kemudian masuk ke Sullivan High School namun pindah ke South Shore. Di sekolah, Larry Ellison dikenal sebagai pribadi yang cerdas. Nilainya cukup bagus dalam bidang ilmu alam dan matematika. Tetapi semua perilakunya berubah takkala ia mengetahui bahwa orang yang mengasuhnya selama ini bukanlah orang tua kandungnya.<br />
Meskipun perilakunya berubah, namun prestasi disekolahnya masih cukup bagus. Setelah lulus dari sekolahnya, ia kemudian masuk ke jurusan Fisika di Illinois University. Tetapi kuliahnya tak sampai selesai dkisana sebab ibu angkatnya yang membiayainya kuliah meninggal dunia, akhirnya ia berhenti kemudian mencoba bekerja serabutan bersama ayah angkatnya</p>
<p>Tak lama kemudian ia kembali berkuliah di Chicago University, namun hanya bertahan selama enam bulan ia kemudian berhenti disebabkan karena maslaah biaya. Karena motivasinya yang kuat untuk bertahan hidup, ia kemudian mencoba untuk kursus komputer. Dengan modal itu ia kemudian mencoba melamar pekerjaan di berbagai perusahaan. Namun hampir semua perusahaan yang dilamarnya menolaknya karena hanya bermodal ijazah kursus, tetapi dari situ perjuangannya tak sia sia, perusahaan investasi bernama Fireman’s Fund menerimanya sebagai teknisi komputer. Dari sini pengalamanya bertambah seiring ia sering memperbaiki perangkat keras dari komputer yang rusak serta memperbaiki masalah dalam hal perangkat lunak.</p>
<p>Ia kemudian memutuskan untuk berhenti dan pindah kerja di Bank Wells Fargo, disini ia juga berkerja sebagai seorang teknisi dan juga cekatan dalam hal pekerjaannya, tetapi permasalahannya, ia tidak mendapatkan penghargaan dari kerja kerasnya, dan kemudian memutuskan untuk pindah ke Ampex dimana ia bekerja sebagai seorang programmer.</p>
<p>Dari Ampex  inilah yang kemudian menginspirasi Larry Ellison mendirikan Oracle yang kelak menjadi perusahaan database terbesar di dunia. Di Ampex ini,  Larry Ellison membaca sebuah tulisan mengenai teori database yang ditulis oleh Edgar F. Codd. Dari sinilah memunculkan ide Larry Ellison dalam membangun bisnis yang berkonsep “Structured Query Language” atau yang lebih dikenal dengan nama SQL dimana proyek ini ia namakan dengan nama Oracle</p>
<p>Dari sini kemudian usahanya berlanjut dengan mendirikan sebuah perusahaan pengembanghan perangkat lunak bersama temannya Ed Qates dan juga Robert Miner yang tak lain merupakan bos Larry di Ampex. Hanya dengan bermodal $2000 pada waktu itu, perusahaan rintisan Larry Ellison berhasil mendapatkan klien besar yaitu CIA yang tak lain merupakan Dinas Intelejen Amerika Serikat kemudian mereka juga menangani Perusahaan penerbangan Wright Patterson Air Force Base dan serta perusahaan komputer IBM.</p>
<p>Dibawah pimpinan Larry Ellison, Oracle kemudian menjelma menjadi perusahaan raksasa yang menangani masalah database meskipun sempat terkena masalah finasial namun perusahaan masih tetap bertahan hingga kini. Produk produk dari Oracle milik Larry Ellison yaitu Application Server (Web DB, OAS), Development Tool (Oracle Developer, Oracle Designer), dan Application Suite (Oracle Apps) yang menjadi terkenal dan Oracle pun menguasi pasar Database  dunia. Dari kegigihan Larry Ellison pula yang menjadikan Oracle menjadi perusahaan terbesar kedua di dunia setelah microsoft. Hal ini kemudian menjadikan Larry Ellison menjadi orang terkaya di dunia berkat Oracle. Di Tahun 2014 kekayaannya ditaksir sebesar $27 milyar dollar atau setara 510 trilyun menurut majalan Forbes  dimana ia termasuk dalam jajaran 10 besar orang terkaya di dunia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimas.ubhara.id/2016/05/kisah-larry-ellison-pendiri-perusahaan-database-oracle/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah Sukses Bill Gates  Pendiri Microsoft</title>
		<link>http://dimas.ubhara.id/2015/08/kisah-sukses-bill-gates/</link>
		<comments>http://dimas.ubhara.id/2015/08/kisah-sukses-bill-gates/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2015 06:52:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[dms]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Orang IT Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimas.ubhara.id/?p=9291</guid>
		<description><![CDATA[BILL GATES
Jika anda pengguna perangkat lunak Microsoft, anda perlu mengetahui siapa di balik kesuksesan sistem perangkat lunak terbesar di dunia ini. Banyak dari kita yang menggunakan Microsoft untuk mempermudah pekerjaan kita yang berhubungan dengan komputer. Microsoft dibangun oleh Bill Gates bersama sahabatnya Paul Allen pada 4 April 1975. Melalui Microsoft, Bill Gates selalu masuk sebagai jajaran orang terkaya di dunia.
Biografi Bill Gates menarik untuk kita simak. Kisah-kisah perjalanannya menuju kesuksesan membuat kita bersemangat untuk meraih kesuksesan dengan cara kita sendiri. Dalam biografi Bill Gates kita dapat meneladani sikap berbaginya terhadap sesama.
Simak Biografi Bill Gates yang berhasil kami rangkumkan untuk anda. Dalam biografi Bill Gates ini dijelaskan mengenai awal mula ketertarikan Bill terhadap komputer hingga ia sukses berkat passion yang ia punya.
Bill Gates merupakan seorang ahli teknologi, pebisnis, dan filantropis. Ia tumbuh besar di Seattle, Washington, dengan keluarga yang luar biasa suportif yang mendorong minatnya pada komputer sejak usia dini. Bill Gates memutuskan untuk putus kuliah demi ...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>BILL GATES</strong></h2>
<p>Jika anda pengguna perangkat lunak Microsoft, anda perlu mengetahui siapa di balik kesuksesan sistem perangkat lunak terbesar di dunia ini. Banyak dari kita yang men<img class="wp-image-9294 alignleft" src="http://dimas.ubhara.id/wp-content/uploads/2015/08/BG1.jpg" alt="BG1" width="158" height="194" />ggunakan Microsoft untuk mempermudah pekerjaan kita yang berhubungan dengan komputer. Microsoft dibangun oleh Bill Gates bersama sahabatnya Paul Allen pada 4 April 1975. Melalui Microsoft, <a href="https://www.liputan6.com/tekno/read/3795643/ini-hal-pertama-yang-dilakukan-bill-gates-setelah-jadi-miliarder" target="_blank">Bill Gates</a> selalu masuk sebagai jajaran orang terkaya di dunia.</p>
<p>Biografi Bill Gates menarik untuk kita simak. Kisah-kisah perjalanannya menuju kesuksesan membuat kita bersemangat untuk meraih kesuksesan dengan cara kita sendiri. Dalam<a href="https://www.liputan6.com/tekno/read/3795643/ini-hal-pertama-yang-dilakukan-bill-gates-setelah-jadi-miliarder" target="_blank"> biografi Bill Gates</a> kita dapat meneladani sikap berbaginya terhadap sesama.</p>
<p>Simak Biografi Bill Gates yang berhasil kami rangkumkan untuk anda. Dalam biografi <a href="https://www.liputan6.com/tekno/read/3795643/ini-hal-pertama-yang-dilakukan-bill-gates-setelah-jadi-miliarder">Bill Gates</a> ini dijelaskan mengenai awal mula ketertarikan Bill terhadap komputer hingga ia sukses berkat passion yang ia punya.</p>
<p>Bill Gates merupakan seorang ahli teknologi, pebisnis, dan filantropis. Ia tumbuh besar di Seattle, Washington, dengan keluarga yang luar biasa suportif yang mendorong minatnya pada komputer sejak usia dini. Bill Gates memutuskan untuk putus kuliah demi mengembangkan Microsoft bersama teman masa kecilnya Paul Allen. Bill menikahi Melinda French pada tahun 1994 dan dikaruniai tiga anak. Saat ini, Bill dan Melinda Gates memimpin yayasan amal yang diberi nama Bill &amp; Melinda Gates Foundation mereka bekerja bersama untuk berbagi pada masyarakat.</p>
<h2 class="article-content-body__item-title" data-component-name="desktop:read-page:article-content-body:section:pagetitle">Minat Pada Komputer</h2>
<p>Bill Gates lahir di Seattle, Washington pada 28 Oktober 1955 dengan nama William Henry Gates III. Ayahnya William Henry Gates II merupakan seorang pengacara terkenal di Seattle, ibunya Mary Maxwell Gates merupakan seorang dewan regensi University of Washington dan presiden wanita pertama United Way King County. Bill Gates tumbuh bersama kakak perempuannya Kristanne, dan adik perempuan bernama Libby.</p>
<p>Sejak kecil Bill telah menampakkan ketertarikannya pada dunia komputer. Perkenalannya pada komputer adalah saat ia berusia 13 tahun di mana saat itu disekolahnya, Lakeside School membeli perangkat terminal Teletype Model 33 ASR dan beberapa komputer General Electric (GE) untuk para siswa. Program komputer pertama yang ia tulis saat itu menggunakan bahasa pemrogaman BASIC.</p>
<p>Bill kemudian mempelajari sistem lain seperti sistem minikomputer DEC PDP, khususnya PDP-10 yang dimiliki oleh Computer Center Corporation (CCC). Namun Penggunaan komputer PDP-10 ini dibatasi waktu sehingga Gates bersama beberapa temannya seperti Paul Allen, Ric Welland, dan Kent Evans, memutuskan untuk mengembangkan sebuah bug pada sistem operasi tersebut untuk memperoleh waktu tambahan dalam penggunaan komputer. Namun mereka tertangkap tangan dan akhirnya dilarang oleh CCC untuk mengakses sistem itu selama musim panas. Karena kemampuan mereka dalam memahami bahasa pemrograman CCC akhirnya mempekerjakan mereka untuk menulis program pembayaran gaji dalam bahasa COBOL dengan tambahan imbalan hak akses ke komputer perusahaan.</p>
<p>Kesempatan ini dimanfaatkan Bill untuk mengembangkan kemampuannya dalam pemrograman computer. Pada 1973 Bill lulus dari Lakeside School dengan nilai yang memuaskan. Ia diterima di Harvard College. Selama kuliah Bill selalu menghabiskan waktu dengan computer kampusnya. Saat MITS Altair 8800 berbasis CPU Intel 8080 diluncurkan, Bill dan Paul Allen melihat ini sebagai kesempatan emas untuk memulai usaha perangkat lunak sendiri. Bill kemudian membicarakan niatnya untuk membangun usaha perangkat lunak ini kepada orang tuanya yang kemudian didukung sepenuhnya oleh kedua orang tuanya.</p>
<h2 class="article-content-body__item-title" data-component-name="desktop:read-page:article-content-body:section:pagetitle">Membangun Microsoft</h2>
<p>Bill Gates memutuskan untuk meninggalkan bangku kuliahnya dan mulai memfokuskan dirinya untuk membangun Microsoft bersama sahabatnya Paul Allen. Awalnya Microsoft didirikan untuk mengembangkan dan menjual penerjemah BASIC untuk Altair 8800. Perusahan ini berhasil mendominasi pasar sistem operasi komputer pribadi dengan MS-DOS-nya pada pertengahan 1980-an, diikuti dengan jajaran sistem operasi Microsoft Windows. Hingga saat ini Microsoft masih menjadi pelopor sistem operasi komputer di dunia. Microsoft juga telah melakukan akuisisi perusahaan. Kesuksesan Microsoft membuat Bill Gates meraup banyak keuntungan berupa materil.</p>
<p>Bill Gates sempat tersandung masalah dalam bisnisnya. Pada 1990 Bill dituntut Departemen Keadilan Amerika Serikat karena melakuan monopoli terhadap perusahaan-perusahaan kecil. Pada 1999 ia juga sempat tersandung masalah undang-undang bisnis di Amerika Serikat. Namun kasus-kasus yang ia hadapi tak sampai membuat usahanya hancur, malah Microsoft semakin berkembang pesat hingga saat ini.</p>
<p>Saat Bill dan Paul Allen membangun Microsoft, mereka memiliki misi &#8220;sebuah komputer di setiap desktop dan di setiap rumah&#8221; awalnya tampak tidak masuk akal bagi kebanyakan orang. Namun saat ini, nampaknya visi mereka telah terwujud. Bill selalu bersemangat bekerja di Microsoft dan akan selalu terlibat dengan perusahaan, termasuk perannya sekarang sebagai anggota dewan dan penasihat teknologi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimas.ubhara.id/2015/08/kisah-sukses-bill-gates/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah Sukses Mark Zuckerberg &#8211; Pendiri Facebook</title>
		<link>http://dimas.ubhara.id/2015/05/kisah-sukses-mark-zuckerberg/</link>
		<comments>http://dimas.ubhara.id/2015/05/kisah-sukses-mark-zuckerberg/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 May 2015 07:55:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[dms]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Orang IT Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimas.ubhara.id/?p=9296</guid>
		<description><![CDATA[Profil dan Biografi Mark Zuckerberg. Umurnya masih muda namun ia dikenal sebagai pemuda terkaya di dunia berkat Facebook. Mark Zuckerberg dikenal sebagai penemu atau pendiri dari Facebook. Sebuah Jejaring sosial terpopuler yang penggunanya mencapai 2 milyar lebih.
Biografi Mark Zuckerberg
Pendiri Facebook ini lahir dengan nama lengkap Mark Elliot Zuckerberg. Ia lahir di kawasan bernama Dobbs Ferry, Westchester County, kota New York. Anak dari Edward dan Karen Zuckerberg.
Masa Kecil
Ia adalah anak kedua dari empat bersaudara dari orang tua bernama Edward Zuckerberg dan Karen Kempner yang bekerja sebagai dokter gigi dan ­psikiater. Sejak kecil Zuckerberg suka mengu­tak-atik komputer, mencoba berbagai program komputer dan belajar membuatnya.
Ayahnya sendiri membelikannya komputer sejak ia beru­sia delapan tahun. Saat di sekolah menengah Phillips Exeter Academy, ia dan rekannya, D’Angelo, membuat plug-in untuk MP3 player Winamp. Plug-in adalah program komputer yang bisa berinteraksi dengan aplikasi host seperti web browser atau email untuk keperluan tertentu. Zuckerberg dan D’Angelo membuat plug-in ...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Profil dan Biografi Mark Zuckerberg. Umurnya masih muda namun ia dikenal sebagai pemuda terkaya di dunia berkat Facebook. Mark Zuckerberg dikenal sebagai penemu atau pendiri dari Facebook. Sebuah Jejaring sosial terpopuler yang penggunanya mencapai 2 milyar lebih.</p>
<p>Biografi Mark Zuckerberg<br />
Pendiri Facebook in<img class="  wp-image-9297 alignleft" src="http://dimas.ubhara.id/wp-content/uploads/2020/05/MarkZuckerBerg.jpg" alt="MarkZuckerBerg" width="211" height="127" />i lahir dengan nama lengkap Mark Elliot Zuckerberg. Ia lahir di kawasan bernama Dobbs Ferry, Westchester County, kota New York. Anak dari Edward dan Karen Zuckerberg.</p>
<p><strong>Masa Kecil</strong><br />
Ia adalah anak kedua dari <strong>empat</strong> bersaudara dari orang tua bernama Edward Zuckerberg dan Karen Kempner yang bekerja sebagai dokter gigi dan ­psikiater. Sejak kecil Zuckerberg suka mengu­tak-atik komputer, mencoba berbagai program komputer dan belajar membuatnya.</p>
<p>Ayahnya sendiri membelikannya komputer sejak ia beru­sia delapan tahun. Saat di sekolah menengah Phillips Exeter Academy, ia dan rekannya, D’Angelo, membuat plug-in untuk MP3 player Winamp. Plug-in adalah program komputer yang bisa berinteraksi dengan aplikasi host seperti web browser atau email untuk keperluan tertentu. Zuckerberg dan D’Angelo membuat plug-in untuk menghimpun kesukaan orang terhadap aneka jenis lagu dan kemudian membuat play­list-nya sesuai selera mereka.</p>
<p><strong>Kuliah di Harvard</strong><br />
Mereka mengirimkan program itu ke berbagai perusahaan termasuk ke AOL (American Online) dan Microsoft. Pada tahun terakhimya di Phillips ia direkrut oleh Microsoft dan AOL untuk suatu proyek. Saat melanjutkan sekolah ke perguruan ting­gi keduanya harus berpisah. D’Angelo masuk Caltech sedangkan Zuckerberg masuk Harvard. Walaupun pada akhirnya Mark Zuckerberg di DO (Drop Out) dari kampusnya karena berkonsentrasi mengembangkan facebook.</p>
<p><strong>Cikal Bakal Facebook</strong></p>
<p>Di Harvard inilah Zuckerberg menemukan ide membuat buku direktori mahasiswa online karena universitasnya tak membagikan face book (buku mahasiswa yang memuat foto dan identitas mahasiswa di universitas itu) pada mahasiswa baru sebagai ajang pertemanan di antara mereka. Namun setiap kali ia menawarkan diri membuat direktori itu, Harvard menolaknya. “Mereka mengatakan punya alasan untuk tidak mengumpulkan informasi (mahasiswa) ini,” ujar Zuckerberg kemudian. Meski ditolak ia selalu mencari cara untuk mewujudkannya. “Saya ingin menunjukkan kalau hal itu bisa dilakukan,” lanjutnya soal kengototannya membuat direktori itu. Suatu malam di tahun kedua ia kuliah di Harvard, Zuckerberg menyabot data mahasiswa Harvard dan memasukkannya ke dalam website yang ia buat bernama Facemash. Sejumlah foto rekan mahasiswanya terpampang di situ. Tak lupa ia membubuhkan kalimat yang meminta pengun­jungnya menentukan mana dari foto-foto ini yang paling “hot”. Pancingannya mengena. Dalam tempo empat jam sejak ia meluncurkan webiste itu tercatat 450 orang mengunjungi Facemash dan sebanyak 22.000 foto mereka buka. Pihak Harvard mengetahuinya dan sambungan internet pun diputus. Zuckerberg diperkarakan karena dianggap mencuri data. Anak muda berambut keriting ini pun meminta maaf kepada rekan-rekan yang fotonya masuk di Facemash. Tetapi ia tak menyesali tinda­kannya. “Saya kira informasi seperti itu harus tersedia (online),” ujamya. Facebook menawarkan navigasi yang mudah bagi para penggunanya. Setiap pemilik account punya ruang untuk memajang fotonya, teman-temannya, network, dan melakukan hal lainnya seperti bisa berkirim pesan dan lain sebagainya.</p>
<p><strong>Mendirikan Facebook</strong><br />
Alih-alih kapok ia malah membuat website baru dengan nama Facebook (www.thefacebook.com). Website ini ia luncurkan pada Februari 2004. Facebook merupakan penyempurnaan dari Facemash. Sasarannya tetap sebagai tempat pertemuan sesama mahasiswa Harvard. Dalam penjelasan di website-nya sekarang disebutkan bahwa Facebook adalah suatu alat sosial untuk membantu orang berko­munikasi lebih efisien dengan rekan, keluarga, atau rekan kerjanya.</p>
<p>Banyaknya aplikasi yang bisa digunakan oleh anggotanya membuat Facebook digan­drungi banyak orang. Konon hingga saat ini sudah lebih dari 20.000 aplikasi dimasukkan ke dalam Facebook yang bisa digunakan para anggotanya. Setidaknya 140 aplikasi baru ditambahkan ke Facebook setiap harinya dan 95% pemilik account Facebook telah menggu­nakan minimal satu aplikasi. Penyertaan banyak aplikasi ini membuat Facebook berbeda dengan website jejaring sosial terdahulu seperti MySpace. Lalu orang berbondong-bondong mengunjungi website­nya dan mendaftar jadi anggotanya. Dalam waktu dua minggu setelah diluncurkan, separuh mahasiswa Harvard sudah memiliki account di Facebook. Ternyata tak hanya mahasiswa Harvard yang tertarik, beberapa kampus di sekitar Harvard pun meminta dimasukkan dalam jejaring Facebook.</p>
<p><strong>Facebook Berkembang Dengan Cepat</strong><br />
Ini membuat Zuckerberg kewalahan. Ia lalu meminta bantuan dua temannya untuk ikut mengem­bangkan Facebook. Dalam tempo empat bulan Facebook sudah bisa menjaring 30 kampus. Hingga akhir 2004 jumlah pengguna Facebook sudah mencapai satu juta. Pengguna Facebook terus meningkat. Malah ada sejumlah orang yang tak lagi jadi mahasiswa atau yang masih di sekolah ingin bergabung. Tingginya desakan ini membuat Zuckerberg dan kawan-kawan memutuskan Facebook membuka jaringan untuk para siswa sekolah menengah (di sini SMU) pada Sep­tember 2005. Tak lama kemudian mereka juga membuka jejaring para pekerja kantoran. Kesibukan yang luar biasa ini membuat Zuckerberg harus memutuskan keluar dari Harvard.  Setiap harinya ada ratusan juta foto di-upload (dimasukkan ke Facebook). Dan dalam hal jumlah trafik pengakses Facebook menjadi website teraktif ke-6 di dunia dan menjadi website jejaring sosial kedua terbesar versi camScore.</p>
<p><strong>Menjual Saham Facebook</strong><br />
Jumlah anggota Facebook yang jutaan or­ang itu menjadi tambang emas yang meng­giurkan. Zuckerberg dan kawan-kawan pun menangkap peluang bisnis yang besar. Karena itu ketika jumlah user-nya melebihi satu juta mereka menggandeng Accel Part­ners, perusahaan modal ventura, untuk membiayai pengembangannya. Modal yang ditanamkan adalah US$ 12,7 juta. Ini adalah investasi kedua yang masuk ke Facebook setelah sebelumnya (Juni 2004) men­dapatkan dan dari pendiri PayPal sebesar US$ 500.000.  Pembenahan pertama dengan tambahan modal itu adalah dengan meng­ganti domain-nya dari www. thefacebook.com menjadi www.facebook.com pada Agustus 2005. Setelah itu jangkauan keanggotaannya diperluas menjadi internasional. Hingga Desember 2005 jumlah anggotanya sudah mencapai 5,5 juta.</p>
<p><strong>Dana Melimpah Dari Investor</strong><br />
Meski jumlah user-nya meningkat tajam pada tahun 2005 disebutkan Facebook menga­lami kerugian sampai US$ 3,63 juta. Facebook kemudian mendapatkan dana sebesar US$ 25 juta dari Greylock Partners dan Meritech Capi­tal Partners. Dana itu digunakan untuk meluncurkan versi mobile-nya. Pada September 2007 Microsoft melakukan pendekatan dan menawarinya membeli 5% saham senilai sekitar US$ 300 juta hingga US$ 500 juta. Jika nilai itu disetujui maka nilai kapitalisasi Facebook sudah mencapai US$ 6 miliar hingga US$ 10 miliar atau sekitar Rp 54 triliun hingga Rp 90 triliun. Namun Microsoft akhirnya mengumumkan hanya membeli 1,6% saham Facebook dengan nilai US$ 240 juta pada Oktober 2007. Transaksi ini menunjukkan nilai kapitalisasi Facebook ternyata lebih tinggi yaitu sekitar US$ 15 miliar (sekitar US$ 135 triliun).</p>
<p>Setelah itu sejumlah tawaran mengepung Facebook. Li Ka-shing disebut-sebut ikut menginvestasinya sekitar US$ 60 juta pada November 2007. Lalu ada berita yang menyebutkan Viacom, Yahoo, Google, dan sebagainya pun ikut menawar untuk membeli Facebook. Sejauh ini Zackerberg me­ngatakan Facebook tak akan dijual. Melesatnya bisnis Facebook membuat Zackerberg menampuk kekayaan yang luar biasa.</p>
<p>Artikel diambil dari Biografiku.com. Silahkan di copy sebagai bahan referensi, Mohon cantumkan sumber : https://www.biografiku.com/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimas.ubhara.id/2015/05/kisah-sukses-mark-zuckerberg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
